“Untuk mengangkut seluruh sampah ini membutuhkan waktu, karena sampah telah padat dan menjurus ke sungai. Namun mulai hari ini kita akan membersihkannya secara perlahan sampah bersih,” kata Muhammad, seraya mengaku, kali ini pihak muspika setempat bersama warga mengangkut lebih dari delapan ton sampah.
Sisa sampah di lokasi yang sama, lanjut Samsi Alauddin, akan diangkut dengan menggunakan Becak Viar ke lokasi TPA Arul Pinang. “Kita berharap warga di dusun pajak dan sekitarnya tidak lagi membuang sampah ke sungai dan pasar ikan. Tapi kumpulkan sampah di depan toko atau rumah, sehingga bisa dikutip tenaga kebersihan,” tutur Muhammad.
Begitu juga dengan pedagang ikan, lanjut Muhammad, diharapkan segera kembali berdagang di lokasi pasar yang telah dibangun pemerintah. “Kita berharap warga membuang sampah pada tempatnya. Jika belum memiliki tong sampah, maka siapkan tong sampah di depan toko masing-masing, sehingga alur tidak lagi menjadi tong sampah di Pajak Peunaron. (*)