“Kita patut bersyukur, angka kelulusan siswa Aceh Timur ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terus meningkat. Tahun ini, tercatat sebanyak 816 siswa kita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ini buah kerja keras kita bersama,” kata Rahmatsah.
Namun, ia juga menyampaikan sejumlah catatan diantaranya, guru-guru kita ini luar biasa, tapi kita harus jujur, masih ada yang perlu diperbaiki.
Dikatakannya, masih ada yang kurang semangat belajar, kurang disiplin hadir ke sekolah, dan kadang kurang kolaborasi antar sesama.
"Sudah cukup kita tidur, kini waktunya kita bangkit bersama,” tegas Rahmatsah dengan suara membakar semangat.
Ia juga menekankan, bahwa perubahan besar dimulai dari ruang-ruang kecil seperti komunitas belajar ini.
Rahmatsah mengungkapkan, jangan tunggu perubahan dari atas. Kalau guru mau maju, mulai dari duduk bersama seperti ini, berbagi praktik baik, saling koreksi, dan saling mendukung.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh guru untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan.
“Kita ingin guru Aceh Timur menjadi pelopor perubahan. Bukan hanya pintar di ruang kelas, tapi juga aktif membaca, menulis dan membimbing siswa untuk berpikir kritis dan kreatif,” ucap Rahmatsah.