KabarLiputan.id, ACEH TIMUR - “Dinamika Kamtibmas saat ini diwarnai dengan semakin maraknya aksi premanisme baik oleh perorangan, kelompok, organisasi, masyarakat tertentu yang disertai aksi anarkis sehingga menyebabkan terganggunya situasi kamtibmas dan mengganggu iklim investasi di Indonesia.. Menyikapi hal tersebut, Polres Aceh Timur didukung oleh Satbrimob Polda Aceh telah membentuk Tim Satgas Anti Premanisme.”
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. saat memimpin Apel Gelar Pasukan Pembentukan Tim Anti Premanisme Dalam Rangka Operasi Pekat Seulawah Tahun 2025 Polres Aceh Timur pada Kamis, (08/05/2025) pagi.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Satgas Anti Premanisme ini merupakan instruksi dari dari Mabes Polri. Tujuannya yakni menciptakan wilayah yang kondusif, salah satunya dengan pemberantasan aksi premanisme.
"Hari ini Polres Aceh Timur membentuk Satgas Anti Premanisme dan langsung bergerak. Tujuannya jelas untuk menjaga kamtibmas wilayah hukum Polres Aceh Timur dari aksi premanisme," kata Kapolres.
Disebutkan, Satgas Anti Premanisme dibentuk dengan melibatkan 32 (tiga puluh dua) personel yang terdiri dari; 10 (sepuluh) personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiah Satbrimob Polda Aceh, 8 (personel) personel Sat Samapta Polres Aceh Timur, 8 (delapan) personel penyidik Sat Reskrim Polres Aceh Timur, 5 (lima) personel Sat Intelkam Polres Aceh Timur, dan 1 (satu) personel Sie Humas Polres Aceh Timur.
Menurut Irwan, anggota dalam Satgas Antipremanisme memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Seperti ada anggota Satsamapta bertugas melaksanakan pembinaan atau sosialisasi terkait anti premanisme kepada masyarakat.
"Kemudian untuk personel dari intelijen melaksanakan deteksi dini. Dilanjutkan dengan anggota reskrim yang bertugas memberantas atau tindak lanjut," sebut Kapolres.