Ketua PMI Aceh Timur, Fattah Fikri, mengatakan PMI berkomitmen hadir secara berkelanjutan dalam setiap fase penanganan bencana.
“PMI tidak hanya hadir saat masa tanggap darurat, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan yang utuh pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Pembersihan lingkungan dan dimulainya operasional alat berat ini menjadi langkah awal pemulihan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, PMI Aceh Timur mengedepankan pendekatan kemanusiaan yang menyeluruh melalui berbagai program terstruktur dan berkelanjutan.
Baca halaman selanjutnya >>>
Fattah Fikri, menjelaskan
rangkaian kegiatan pascabencana hidrometeorologi yang dilaksanakan PMI Aceh Timur diantaranya;
Asesmen dan Koordinasi Pascabencana
PMI Aceh Timur melakukan asesmen lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir.
"Kegiatan ini menjadi dasar perencanaan program pemulihan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran serta terkoordinasi dengan pihak terkait", jelas Fattah Fikri.
Dukungan Psikososial
PMI Aceh Timur, juga melakukan kegiatan trauma healing melalui permainan edukatif, kegiatan seni, dan konseling bagi anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia.
"Aktivitas rekreatif ini dilakukan untuk mengurangi kecemasan serta membangun kembali ketahanan mental dan emosional masyarakat pascabencana", jelasnya.
Layanan Kesehatan Gratis
Fattah Fikri, juga menjelaskan PMI Aceh Timur juga melakukan pemeriksaan medis gratis oleh tenaga kesehatan dan relawan Korps Sukarela (KSR) PMI untuk menangani penyakit pascabencana seperti ISPA, diare, dan keluhan kesehatan lainnya.
Selain itu, juga melakukan distribusi obat-obatan dan bantuan medis sesuai kebutuhan warga terdampak.
Halaman selanjutnya >>>>