Sementara jika petani berhasil menanam padi Gogo, maka diperkirakan hasilnya bisa mencapai 2-3 ton per hektare.
"Jika hasilnya 2 ton saja per hektare, maka jika luas tanam 300 hektar hasilnya bisa mencapai 600 ton per musim dengan nilai jual Rp 6.3 miliar," jelas Samsi.
Luas tanam itu, jelas Samsi, hitungan masih satu gampong. Belum lagi, lanjutnya, di Kecamatan Peunaron juga ada Gampong Peunaron Baru dan gampong lainnya yang juga menanam padi Gogo.
Samsi mengharapkan pemerintah melalui dinas terkait dapat membantu solusi untuk petani agar dapat membersihkan lahan dalam waktu cepat sehingga petani dapat melakukan penajukan benih. (Ardiansah)