Sedangkan huntara yang belum memasuki tahap pembangunan sebanyak 2.664 unit, dengan rincian 1.955 unit insitu dan 709 unit komunal.
Bupati mengakui bahwa seluruh data kerusakan untuk pembangunan huntara tahap pertama telah ditanganinya. Namun demikian, ia membuka ruang untuk pengajuan data lanjutan pada gelombang kedua, dengan catatan data yang disampaikan harus benar dan tidak bersifat manipulatif.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah menurunkan tim verifikasi ke gampong-gampong yang terdiri dari berbagai unsur.
"Tim tersebut bertugas melakukan pengecekan dan validasi data penerima bantuan sesuai kondisi di lapangan," katanya.
Bupati berharap masyarakat dapat bersabar sembari pemerintah terus bekerja maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, mulai dari pemerintah desa, relawan, hingga pihak swasta, atas kerja sama dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus hadir dan bekerja bersama masyarakat sampai seluruh proses pemulihan selesai. Kita ingin memastikan warga dapat kembali tinggal dengan aman, layak, dan nyaman,” tutup Al-Farlaky.(*)