• Rabu, 8 Juli 2026

Tinjau Dampak Banjir di Sah Raja, Mendagri Akui Banjir Landa Aceh Timur sangat Dahsyat

Photo Author
Redaksi, Kabarliputan.id
- Jumat, 23 Januari 2026 | 04:58 WIB
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol Purn Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D bersama kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, S.Sos., M.M. di Gampong Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (22/1/2026).
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol Purn Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D bersama kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, S.Sos., M.M. di Gampong Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (22/1/2026).


KabarLiputan.id, ACEH TIMUR - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol Purn Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D bersama kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, S.Sos., M.M. di Gampong Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (22/1/2026).





Mendagri Tito Karnavian mendarat di Sahraja sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan helikopter TNI Angkatan Darat. Pada waktu yang sama, helikopter rombongan Kepala BNPB juga mendarat di lokasi yang sama.





Mendagri melihat langsung mesjid yang rata rusak dengan tanah ditengah bekas pemukiman warga, dan ia juga melihat langsung sekolah dasar negeri Sarahgala yang juga rusak parah.





Dalam kunjungannya, Mendagri mengaku melihat langsung kondisi Gampong Sahraja yang terdampak banjir cukup parah. Ia menilai tingginya bekas genangan air menunjukkan besarnya dampak bencana yang melanda wilayah tersebut.





“Kita melihat langsung bekas kayu dan tanda-tanda tingginya genangan banjir. Yang utama tentu adalah menolong warga, mengurus pengungsian, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Tito.





Ia menegaskan, pemerintah pusat bersama BNPB dan pemerintah daerah terus berupaya membuka akses menuju wilayah terdampak, meskipun saat ini masih terbatas dan hanya bisa dilalui kendaraan trail untuk pengiriman logistik.





“Khusus di Sahraja, Pante Bidari, masih terdapat daerah terpencil yang belum bisa diakses kendaraan roda empat. Namun Pak Bupatinya sangat militan, membantu langsung penyediaan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Tito.


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X