• Rabu, 8 Juli 2026

Musriadi Mohon Bantuan Pemerintah Pulangkan Keluarga Adiknya yang Terkatung-katung di Malaysia

Photo Author
Redaksi, Kabarliputan.id
- Rabu, 9 April 2025 | 15:44 WIB
Musriadi warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, memohon kepada pemerintah, anggota DPR/DPD, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), dan Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM) untuk dapat membantu pemulangan adiknya yang sudah empat tahun terkatung-katung di Malaysia.
Musriadi warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, memohon kepada pemerintah, anggota DPR/DPD, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), dan Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM) untuk dapat membantu pemulangan adiknya yang sudah empat tahun terkatung-katung di Malaysia.


KabarLiputan.id, ACEH TIMUR - Musriadi warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, memohon kepada pemerintah, anggota DPR/DPD, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), dan Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM) untuk dapat membantu pemulangan adiknya yang sudah empat tahun terkatung-katung di Malaysia.





"Kami mohon kepada Pemerintah, BP3MI, Anggota DPR/DPD, PPAM, agar membantu proses pemulangan keluarga adik saya di Malaysia," ungkap Musriadi kepada awak media, Rabu (9/4/2024).





Musriadi mengatakan saat ini adiknya Zulkarnaini (34) bersama istrinya Nurhalimah (38) dan seorang bayinya berusia 1 tahun terkatung-katung di Malaysia.





Musriadi mengatakan adiknya pergi ke Malaysia tahun 2021 silam, dan pada 23 Juni 2024 silam lahir anak beliau di Malaysia.





"Di Malaysia adik saya sempat bekerja di daerah perkebunan sawit, namun karena dokumen izinnya sudah berakhir sehingga beliau tidak bisa menetap bekerja di suatu tempat, dan berpindah-pindah demi keselamatan," ungkap Musriadi.





Musriadi, mengakui keadaan adiknya saat ini di Malaysia sangat susah, apalagi memiliki seorang bayi berusia satu tahun.





"Dia sudah tidak tahan di Malaysia, mau urus dokumen pulang tidak mampu dan tidak memiliki biaya. Karena itu, kami mohon bantuan pemerintah dan pihak dermawan lainnya untuk membantu proses pemulangan adik saya dan keluarganya," ungkap Musriadi didampingi tokoh masyarakat.(*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Warga Seumanah Perjuangkan kembali Tanah Leluhur

Selasa, 30 Juni 2026 | 00:33 WIB
X