Untuk realisasi sendiri Al- Farlaky mengakui bakal menyusun terlebih dahulu perencanaan pembangunan dengan matang." Karena kondisinya kami baru lima hari berada dalam jajaran Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. Maka realisasinya akan kita susun dengan ide dan perencanaan yang baik,"katanya.
Untuk perencanaan sendiri lanjutnya, bangunan akan disesuaikan dengan luas lokasi.
"Tentu akan dibangun sarana apakah berupa gedung dua lantai hingga area parkir. Perencanaan ini akan kita sesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki," tandas Al- Farlaky.
Dalam upaya menjaga aset daerah Al- Farlaky mengakui akan segera membentuk tim penataan aset. Tim nantinya akan menelusuri apakah lahan telah sesuai dengan sertifikat yang dimiliki.
"Dalam sertifikat tanah disini memiliki luas 600 meter persegi. Namun jika ada ada pihak ketiga yang telah mengambil, maka kita bentuk tim penataan aset untuk ditelusuri," kata Al- Farlaky.
Sementara itu , Iskandar mengakui masih ada aset lain di Aceh Timur. Jika telah tracking dilakukan masih ada aset lain yang memang hak dan milik Kabupaten Aceh Timur. "Maka kita akan peruntukan aktifitas perkantoran untuk Keluarga Besar Masyarakat Aceh Timur dan bisa digunakan oleh adik-adik Mahasiswa Aceh Timur," tutup Iskandar Usman Al- Farlaky.
Hadir dalam peninjauan aset ini, Plt Sekretaris Daerah kabupaten Aceh Timur, Kepala Dinas Keuangan Aceh Timur, Para Asisten Setdakab Aceh Timur, Kepala Dinas Pertanahan kabupaten Aceh Timur, kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Kominfo.(*)