Proses pemulangan jenazah ke Aceh Timur juga mendapat bantuan penuh dari Haji Uma dan Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta. Haji Uma menanggung biaya pengurusan jenazah, termasuk kafan, mandi jenazah, formalin, kargo bandara, serta sewa ambulans dari Medan ke Aceh Timur.
Jenazah Ayra Kaysa tiba di kampung halaman pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setelah prosesi fardu kifayah. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga yang tak kuasa menahan duka.
Ayah Ayra Kaysa, Muhammad Zahidi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan oleh Haji Uma serta Pemerintah Aceh.
"Kami tidak bisa mengungkapkan betapa berartinya bantuan yang telah diberikan. Haji Uma bukan hanya membantu dari segi materi, tapi juga memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi kami. Saat anak kami harus menjalani pengobatan di Jakarta, beliau memastikan kami memiliki tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari,"
Bahkan hingga pemulangan jenazah pun, beliau tetap berada di sisi kami. Kami hanya bisa berdoa agar Allah SWT membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat," ujarnya dengan suara bergetar.
Kunjungan Haji Uma di hari pertama Lebaran ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menguatkan hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Semoga segala bantuan yang telah diberikan menjadi ladang kebaikan bagi semua pihak yang terlibat. (*)