BPMA, jelas Tarmizi, terkesan hanya menguras uang saja.
"Dana bagi hasil migas habis untuk bayar gaji BPMA aja. Sedangkan fungsinya hanya menjadi makelar perusahaan migas yang beroperasi di Aceh," cetusnya.
Oleh karena itu, jelas Taprang, Pemkab Aceh Timur, harus menghentikan operasional PT Medco. "Karena semakin diam kita semakin tidak dihargai, dan rakyat kita terus jadi korban," cetusnya.
Sementara itu, informasi yang diperoleh KabarLiputan.id, bahwa PT Medco awal Agustus lalu sedang melakukan perawatan sumur yang rutin dilakukan setiap tahun. (*)