Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran terkait agar tidak memperlambat proses administrasi. Ia meminta para kepala desa (keuchik) dan camat untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam membantu masyarakat.
“Camat harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pelayanan keliling, Bupati menyampaikan bahwa usulan mobil layanan keliling dari para keuchik di Rantau Selamat dan Simpang Jernih telah masuk dalam agenda pemerintahan.
Ia menyebut, kendaraan pelayanan yang akan diadakan nantinya tidak hanya untuk administrasi kependudukan, perizinan, dan pertanahan, tetapi juga dimaksudkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.
“Ini bagian dari urat nadi keuangan daerah. Jadi kita minta dukungan dari para camat dan keuchik agar ikut mensosialisasikan pentingnya membayar pajak kendaraan dan PBB. Tanpa partisipasi aktif dari masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” tutup Al- Farlaky. [Syeh Maulana]